Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) akan melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) 2023 dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan parekraf tanah air dalam upaya bersama memperkuat komitmen dan rencana aksi percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (11/12/2023) mengatakan Rakornas Parekraf mendatang akan mengangkat ish terkait krisis lingkungan di tingkat nasional dan global.

Rakornas Parekraf 2023 berlangsung pada 12-13 Desember 2023 di The Trans Luxury, Bandung, mengadopsi konsep “green meeting” dengan mengusung tema “Indonesia Maju Bersama Parekraf Hijau”.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Jakarta, Senin (11/12/2023), mengatakan, Rakornas Parekraf mendatang akan mengangkat isu terkait krisis lingkungan di tingkat nasional dan global melalui tiga topik.

Pertama adalah strategi dan arah kebijakan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Kedua, resiliensi dan sinergi program parekraf lintas daerah. Ketiga, integritas dan pendekatan strategis program aksi 4 pilar berkelanjutan.

“Nanti juga akan hadir dari pemerintah, baik pemerintah daerah dari stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif, ada juga Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI),” kata Menparekraf Sandiaga.

Selain itu, Rakornas Parekraf 2023 juga akan mengajak peserta yang berkontribusi langsung kepada lingkungan melalui Green Action Offsetting Carbon.

“Saya mengajak peserta untuk berkontribusi langsung, ini ada acara keren namanya Green Action Offsetting Carbon, yaitu kegiatan menanam 100 pohon di Udjo Ecoland,” kata Menparekraf Sandiaga. (Red)