Kepala Keluarga di Bengkulu 65 Persen Berpendidikan SMP

Bengkulu, kabar86.com – Pejabat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 65 persen kepala keluarga (KK) di Bengkulu berpendidikan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Agus Supardi, mengatakan data tersebut berdasarkan rekapitulasi jumlah penduduk Provinsi Bengkulu hasil pendataan keluarga 2015 yang telah melalui pemutahiran data basis keluarga Indonesia.

Pada 2019 BKKBN mencatat sebanyak 1.758.119 jiwa masyarakat di wilayah ini terbagi 901.716 laki-laki dan 856.403 jiwa perempuan.

“Jumlah kepala keluarga sebanyak 471.421 jiwa dan sebanyak 65 persen dari mereka berstatus tamatan SMP,” kata Supardi, Rabu.

Dari jumlah kepala keluarga sebanyak itu mencapai 65 persen dengan pendidikan yang relatif rendah yakni di bawah SMP atau sebanyak 305.938 KK dengan berbagai jenjang pendidikan.

“Tercatat sebanyak 52.541 KK tidak tamat sekolah dasar  atau sebesar 11,18 persen dan masih sekolah SD sebanyak 1.764 jiwa atau 0,38 persen,” kata Supardi.

Lanjutnya, terdapat 154.376 orang KK yang tamat SD atau sebesar 32,86 persen dan masih sekolah SMP mencapai 4.269 jiwa atau 0,91 persen serta KK yang hanya tamat SMP
mencapai 92.988 jiwa atau sebesar 19,79 persen.

“Dengan kondisi tersebut memengaruhi kualitas angkatan kerja di daerah itu, dan tidak aneh jika angkatan kerja banyak terserap di sektor informal,” kata Supardi.

Hal demkian itu bagian dari penyebab kemiskinan masyarakat di Provinsi Bengkulu. Sebab, kata Supardi, pendapatan akan menyesuaikan dengan jenjang pendidikan dan pekerjaan.(Ant)