48,96 Persen Warga Mukomuko Telah Divaksin Lengkap

Mukomuko – Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan, sampai sekarang baru sebanyak 80.392 orang atau sekitar 48,96 persen dari 164.208 warga yang menjadi sasaran sudah menerima penyuntikan vaksin COVID-19 secara lengkap, yaitu dosis pertama dan kedua.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu, menyebutkan, mereka yang telah menerima vaksin lengkap itu terdiri atas 1.235 tenaga kesehatan, 50.931 petugas pelayanan publik, 3.825 warga lanjut usia (lansia), 10.236 orang remaja berusia 12-17 tahun, 8.870 orang anak usia 6-11 tahun, dan 5.295 orang penerima vaksin gotong royong.

Sebanyak 50.931 petugas pelayanan publik yang telah selesai menerima vaksinasi secara lengkap terdiri atas personel Kodim, Kepolisian, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPPN, Pengadilan Agama, wartawan, BPJS, pegawai pemerintah, BRI, aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum.

Kemudian saat ini ada 132.048 orang warga yang telah menerima penyuntikan vaksinasi COVID-19 tahap I yang terdiri atas 1.392 tenaga kesehatan, 86.498 petugas pelayanan publik, dan 5.726 lansia, dan 15.130 orang remaja berusia 12-17 tahun, anak usia 6-11 tahun 18.000 orang, dan 5.302 penerima vaksin gotong royong.

Sampai sekarang masih ada 51.656 tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, remaja, anak-anak, dan lansia yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis I tetapi belum menerima vaksin dosis II karena ada beberapa yang di antaranya belum sampai masanya dan kondisi kesehatannya belum memungkinkan.

Ia menjelaskan, ada warga yang belum menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan dan ada warga dan anak-anak yang belum masanya menerima vaksin COVID-19 dosis kedua.

Ia menyatakan, penyuntikan vaksin COVID-19 dosis pertama dan dosis kedua bagi tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, remaja, anak-anak, dan lansia akan tetap berlanjut sesuai dengan jumlah sasaran.

Saat ini tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan lansia tersebut masih menunggu kondisi kesehatan warga setempat pulih untuk menerima penyuntikan vaksin COVID-19 secara lengkap.

Ia meminta, petugas kesehatan dinas dan puskesmas agar memberikan pelayanan vaksinasi keliling ke desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.

Sementara itu, ia menyebutkan, sebanyak 1.720 warga di daerah ini yang telah menerima vaksin pelengkap atau dosis tiga. (Ant)