Pegang Istri Orang Oknum Kepala Sekolah SDN 033 Bengkulu Utara, Bayar Denda Adat

Bengkulu Utara, kabar86.com – Oknum kepala sekolah SDN 033 Bengkulu Utara RO (40 tahun)  yang diduga melakukan  Pelecehan terhadap tenaga honorer WD, Selasa 10 November 2020, berakhir damai dengan denda adat didesa Simpang Ketenong  Kecamatan Kerkap Bengkulu Utara.

Kepala Desa Simpang Ketenong  Bobi Hariansyah yang dihubungi awak media lewat sambungan telpon menjelaskan bahwa kasus dugaan pelecehan yang dilakukan kepala sekolah SDN 033 Kecamatan Kerkap Bengkulu Utara (RO)  itu sudah didamaikan  didesa  Simpang Ketenong.

“ Sudah Didamaikan  didesa, terkait persoalan oknum kepala sekolah SDN 033 (RO) yang memegang tangan  WD  istri APz warga desa Simpang ketenong yang merupakan pegawai honorer tersebut, dan tadi juga  habis mag’rib (Rabu Red) langsung mencabut pengaduan di Polsek Kerkap”, Jelas Pak Kades.

Terkait isi perdamaian  dimana  RO membuat surat Pernyataan Bahwa tidak akan mengulangi lagi perbuatanya, dan dikenakan denda adat yaitu  kecelo tangan dalam adat Rejang, dimana  RO Harus Membayar Uang  Sebanyak 240 ribu rupiah Kepada Pemerintahan Desa.

“ Tadi sudah membuat surat pernyataan tidak akan mengulagi lagi perbuatanya,  dan RO dikenakan Denda Adat  sebesar 240 Ribu.” Tutup kepala Desa.

Persoalan yang dilakukan Oleh Oknum Kepala SDN 033 itupun tak luput dari pantauan ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bengkulu Utara Suyanto. Mpd, yang sangat menyayangkan dan merasa sedih atas kejadian tersebut. Seperti yang disampaikanya lewat pesan singkat WhatsApp kepada awak media.

“ Sedih  Saya atas prilaku kepala sekolahnya”,  Tulis Suyanto. M.Pd, dalam pesan singkatnya.

Dalam pesannya juga ketua PGRI  berharap  beliau (RO – red) mundur  dari kepala sekolah  sebagai pertanggung jawaban moral.

“ Jika Prilaku itu benar  terjadi maka  PGRI Berharap  beliau mundur dari Kepsek  sebagai pertanggunjawaban moral dan mendesak pihak  Diknas mencopot jabatan kepala sekolahnya serta sanksi yang sesuai dengan ASN.”  Tulis ketua PGRI

Terpisah  kepala Dinas Pendidikan Nasional Bengkulu Utara DR.H. Agus Haryanto. SE,.M.Si  ketika ditemui awak media diruang kerja mengatakan, bahwa akan memanggil oknum kepala sekolah yang bersangkutan dan membuat surat teguran.

“ Saya baru tau kejadianya karena baru pulang dari DL, dan tentunya akan kita panggil dan kita beri surat teguran, Jawab Kadis Singkat.(1*)