NFSC 2026 di Palembang, Momentum Perkuat Sinergi dan Ketangguhan Damkar

Sumsel.Kabar86.com, Palembang – National Firefighter Skill Competition (NFSC) Tahun 2026 resmi digelar di Kota Palembang dengan menghadirkan 336 peserta yang tergabung dalam 42 tim pemadam kebakaran dari seluruh Indonesia. Kompetisi bergengsi ini dipusatkan di kawasan ikonik Benteng Kuto Besak (BKB), yang menjadi simbol perpaduan antara sejarah dan semangat modernisasi kota.

Ajang ini tidak hanya menjadi arena adu keterampilan, tetapi juga sarana strategis untuk mengukur kesiapsiagaan, ketangguhan, dan profesionalisme petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat. Setiap kategori lomba menuntut kecepatan, ketepatan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat, mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Memasuki hari kedua, atmosfer kompetisi semakin intens. Para peserta menunjukkan performa terbaik mereka dalam kategori hose laying, di mana koordinasi tim, strategi, dan presisi menjadi faktor penentu. Sorak sorai suporter dari berbagai daerah turut menambah semangat juang para peserta, menciptakan suasana kompetitif yang penuh energi positif.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, Kemas Haikal, S.Kom., menegaskan bahwa NFSC 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan kebakaran.

“NFSC 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang pembelajaran dan penguatan kompetensi bagi seluruh personel. Melalui ajang ini, kami ingin memastikan bahwa setiap petugas memiliki kesiapan, ketangkasan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penyelamatan, sekaligus memperkuat sinergi antar daerah demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujar Kemas Haikal.

Pemerintah Kota Palembang berharap melalui kegiatan ini akan lahir petugas pemadam kebakaran yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. NFSC 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi peningkatan kualitas layanan penyelamatan di seluruh Indonesia.(Red)