Lebong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong kembali menggelar reses terbuka secara serentak di tiga daerah pemilihan (Dapil), Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan reses Dapil I yang mencakup Kecamatan Tubei, Lebong Utara, Lebong Atas, Uram Jaya, Amen, dan Pinang Belapis dipusatkan di Lapangan Bola Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis. Reses ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Lebong Carles Rosen, Wakil Ketua I Ahmad Lutfi, serta para anggota dewan dari berbagai fraksi, termasuk M. Gunadi Mursalin, Dedi Haryanto, Sriwijaya, Erlan Fajar Jaya, Pipit Irianto, Silvi Anjasari, Etti Susiani, dan Asniwati. Turut hadir Camat Pinang Belapis, Kepala Desa Air Kopras, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam forum reses tersebut, beragam aspirasi masyarakat mengalir. Wakil Ketua I DPRD Lebong, Ahmad Lutfi, menyatakan bahwa seluruh masukan yang disampaikan warga akan dihimpun dan dibawa ke sidang paripurna melalui masing-masing fraksi.
“Kita minta kepada masyarakat jangan bosan-bosan menyampaikan aspirasi. Bagaimana pun beragam aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi DPRD Kabupaten Lebong dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan. Sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Dapil I di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran,” ujar Ahmad Lutfi.
Dalam reses tersebut, masyarakat Desa Sungai Gerong, Kecamatan Amen, menyuarakan keluhan lama terkait kesulitan mendapatkan air bersih serta mengusulkan pembangunan jalan lingkungan. Warga Desa Air Kopras mengusulkan pembangunan jalan menuju kantor desa, jaringan irigasi, pembangunan lapangan bola, serta penanganan serius terhadap persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang selama ini menjadi keluhan.
Selain itu, masyarakat Kecamatan Tubei mengusulkan pembangunan jaringan irigasi sepanjang 50 meter di kawasan Air Tik Dingin, Jalan Sukau Datang–Tik Teleu. Aspirasi lain yang tak kalah penting adalah kelangkaan pupuk subsidi serta peningkatan jaringan internet yang dinilai krusial untuk menunjang aktivitas pendidikan, pelayanan pemerintahan, dan komunikasi di Desa Gandung, Kecamatan Lebong Utara. Warga juga meminta pembangunan jaring pengaman (kawat) di Lapangan Bola Air Kopras.
“Insyaallah kebutuhan atau penyediaan prasarana air bersih bagi warga dan jalan lingkungan (rehab) kita akomodir di APBD 2027 yang akan datang,” tegas Gunadi, salah satu anggota DPRD Lebong.
Selanjutnya, Ahmad Lutfi menambahkan bahwa hasil reses ini nantinya akan disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan tahun 2027.
Dirinya juga mengharapkan reses terbuka menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung masalah yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, program pembangunan yang nantinya diusulkan diharapkan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan prioritas di lapangan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berjalan. (Adv)




















