Lurah 5 Ilir Optimalkan Ruang Baca Kelurahan untuk Tumbuhkan Minat Literasi Anak

Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Suasana ceria dan penuh antusias terlihat saat anak-anak dari TK Dharma Wanita 1 melakukan kunjungan edukatif ke Ruang Baca Kelurahan 5 Ilir, Jumat (08/05). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya literasi sejak usia dini sekaligus memperkenalkan pentingnya membaca kepada anak-anak.

Dalam kegiatan itu, Lurah 5 Ilir Rosmala Dewi, SE., M.Si., NL.P secara langsung memberikan edukasi ringan dan interaktif kepada para siswa mengenai manfaat membaca buku sebagai jendela ilmu pengetahuan.

Rosmala Dewi mengatakan, pembiasaan membaca perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak memiliki ketertarikan terhadap dunia literasi serta mampu mengembangkan wawasan dan kreativitas mereka di masa mendatang.

“Melalui kunjungan ini kami ingin menumbuhkan rasa senang anak-anak terhadap buku dan kegiatan membaca. Literasi harus dibangun sejak usia dini agar anak-anak terbiasa belajar, berimajinasi, dan memiliki semangat untuk terus menambah pengetahuan,” ujar Rosmala.

Ia menambahkan, keberadaan ruang baca kelurahan diharapkan dapat menjadi sarana edukatif yang ramah anak sekaligus mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan masyarakat.

“Kelurahan 5 Ilir juga sudah menyiapkan Ruang Baca 5 Ilir yang dapat dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat, baik untuk membaca maupun meminjam buku-buku yang tersedia. Kami ingin fasilitas ini benar-benar menjadi pusat literasi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, ruang baca tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen kelurahan dalam mendukung peningkatan budaya baca di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.

“Kami berharap ruang baca ini bukan hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Dengan suasana yang nyaman dan edukatif, minat baca generasi muda dapat terus meningkat,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, di mana anak-anak tampak antusias melihat berbagai koleksi buku bacaan serta mengikuti edukasi yang diberikan. Selain memperkenalkan literasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran luar kelas yang positif bagi perkembangan anak usia dini.(Red)