Sumsel.Kabar86.com, DOMPU. NTB – Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DOMPU, Ambri Abial menilai sangat kecewa terhadap langkah sahabat Ahmad Muzakkir sebagai Ketua PKC PMII Bali-Nusra terpilih, yang sampai hari ini Tidak transparansi dan tidak profesional sertai mencederai Peraturan organisasi AD/ART dalam menetapkan kepengurusan PKC PMII Bali-Nusra secara sepihak tanpa adanya Rapat Tim Formatur jelas Tidak mengacu pada PO Muspimnas dan AD/ART PMII.
Sejak tanggal, 28 February 2025 terpilihnya Ahamad Muzakkir sampai hari ini Masih Bingung Sebagi Ketua Formature PMII PKC BALI NUSRA terpilih, hingga sampai hari ini, terkait susunan kepengurusan PMII Tidak serius untuk meneruskan Estafet kepemimpinan sebagai mana visi dan misi, sehingga tidak melakukan Rapat Tim Formatur.
“Tim Formatur terdiri dari, Ketua PKC terpilih, Ketua PKC Demisioner, Ketua PC PMII Mataram, Ketua PC PMII Lombok Tengah, Ketua PC PMII Bima, dan Ketua PC PMII Dompu,” Ungkap ketua PC PMII DOMPU pada awak media ini. Kamis (24/07/25).
Menurut Ketum PC PMII DOMPU, langkah tersebut sangat mencederai semangat kita sebagai Kader PMII serta menjadi Momok sejarah yang paling memilukan selama Kepemimpinan *PMII PKC Bali Nusra* yang seharusnya aturan Ad/ART dan Muspimnas PMII di Tulung Agung Tahun 2022 Bab 2, Pasal 2 Pengajuan SK PKC dan PC sebagai Pedoman dalam menjalankan roda organisasi adalah Aturan yang wajib di taati oleh semua Kader dan Anggota PMII se-Indonesia lebih Khusus PKC PMII Bali-Nusra.
“KETUM PC PMII DOMPU menegaskan mendesak PB PMII agar segera evaluasi terkait proses pengajuan SK PKC PMII Bali-Nusra, yang sudah menyalahi aturan dan produk hukum PMII, & Segera Mengambil Sikap agar memberikan Penismen Sesuai Aturan Yang berlaku” tegasnya.




















