Dana Silpa Desa Kali Satu Kec. Arma Jaya Raib, APBDES 2021 Terhambat

Bengkulu, kabar86.com – Pengucuran dana desa yang sangat fantastik  ternyata menjadi ajang  korupsi bagi berapa oknum kepala desa, bahkan tidak sedikit oknum kepala desa yang harus  mendekam di jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan  hal tersebut,  namun hal ini ternyata belum memberi efek jera bagi  beberapa oknum kepala desa lainya  dalam wilayah kabupaten Bengkulu Utara untuk tetap melakukan tindakan yang bertentangan  dengan ketentuan-ketentuan yang ada dan merugikan bagi masyarakatnya

Kepala Desa Kali Satu , inisial SKB  yang bertanggung jawab  terhadap Dana Desa yang dipimpinaya, saat ini  telah menjadi buah bibir bagi masyarakat desa Kali Satu Kecamatan Arma Jaya.

Dari pantauan awak media ini  penggunaan dana desa Kali Satusejak tahun 2019 sampai dengan 2020 memang sudah bermasalah, karena banyak kegiatan bagunan fisik  yang tidak terealisasi, seperti bangunan jalan rabat beton,  dari data yang ada tercatat dana silpa Desa Kali Satu senilai Rp. 338. 476.000,  namun sangat disayangkan dana tersebut sudah tidak ada dalam rekening  desa Kali Satu.  hal ini berdampak terhadap  pencairan Dana Dasa tahun2021  yang terhambat, yang sampai saat ini belum bisa dicairkan.

Salah seorang tokoh masyarakat desa kali Satu yang dibincangi awak media ini mengatakan,

“ Kami sangat prihatin dengan desa kami pak, pelaksanaan bangunan yang seharusnya dilaksanakan  tahun 2020 sampai sekarang tidak  jadi  seperti, jalan rabat beton, katanya dananya tidak ada lagi tapi ngak tau kemana, ada yang bilang masuk kesilpa tapi direkening juga tidak ada, kami juga heran masa uang bisa hilang direkening desa kalau tidak ada yang narik, katanya karena itu pula untuk pencairan dana desa tahun 2021 ini terhambat, kami Tanya ke perangkat juga bilang tidak tau duitnya kemana suruh Tanya ke pak kades, pak kadesnya susah ditemui, telpon ngak aktif”. Jelasnya.

Sementara itu sekretaris desa Kali satu yang dihubungi awak media melalui telpon  mengatakan,

“ Terkait dana silpa desa Kali Satu sejumlah Rp. 338. 476.000,  itu memang benar, karena ada beberapa kegiatan bangunan fisik,  kegiatan pemberdayaan masyarakat  dan Bidang Penanggulangan Bencana,  yang tidak dapat dilaksanakan di 2020, dan memang benar dana disilpa juga sudah di tarik dari rekening desa,” Ucap Sekdes yang dipanggil dengan sapaan akarab Irus.

Terkait kemana dana silpa tersebut digunakan karena sesuai dengan  ketentuan bahwa dana silpa tersebut  harus dianggarakan ditahun selanjutnya  sesuai dengan APBDES , namun  sampai saat ini APBDES desa Kali Satu Belum dapat di susun karena Uang silpanya  raib.

Lebih lanjut  Sekdes  (HM)  itupun mengatakan,  Benar dana silpa  desa Kali Satu itu sudah ditarik  sesuai dengan rekening koran  sejak 31 Desember 2020, sekarang  rekening desa menjadi kosong dan saat ini  tersisa hanya  1 juta tujuh ratus ribu rupiah jelas sekdes yang merangkap bendahara ini.

“ Dana silpanya memang sudah ditarik  dan uangnya diambil pak kades, digunakan untuk apa saya tidak tahu, kalau bukti pak kades yang ambil  saya serahkan itu disaksikan oleh perangkat desa , dan didepan  CCTV”, jelas Irus.

Sementara kepala desa yang coba ditemui awak media dikantornya tidak berada ditempat kantor desa terlihat tertutup rapat dan sepi.(*1)