LEBONG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Carles Ronsen, S.Sos., mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong atas peluncuran pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 yang akan berlangsung di 78 desa di wilayah Kabupaten Lebong.
Peluncuran tersebut dilaksanakan pada Selasa (8/9/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lebong dan dilakukan langsung oleh Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pesta demokrasi tingkat desa yang diharapkan berlangsung tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Apresiasi tersebut disampaikan Carles di sela-sela kegiatan peluncuran. Ia menilai, pelaksanaan Pilkades serentak merupakan langkah penting untuk menjawab aspirasi masyarakat, sekaligus memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Lebong.
“Atas nama DPRD Lebong, kami mengapresiasi setinggi-tingginya rencana pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2026 di bawah kepemimpinan Bupati,” ujar Carles.
Menurutnya, pemerintahan desa memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Desa menjadi ujung tombak pelayanan publik sekaligus memiliki posisi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan pemerataan pembangunan.
Carles menegaskan bahwa pembangunan desa harus menjadi fondasi bagi kemajuan Kabupaten Lebong secara keseluruhan. Karena itu, pelaksanaan Pilkades perlu dipersiapkan secara matang agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen untuk menjalankan pemerintahan desa secara efektif dan bertanggung jawab.
“Pilkades serentak ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat setelah pelaksanaannya sempat tertunda beberapa waktu,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Pilkades di 78 desa dapat berjalan lancar dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara demokratis dalam menentukan pemimpin di desa masing-masing. Kepala desa yang terpilih nantinya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan potensi lokal, serta mendorong program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Selain mengapresiasi peluncuran Pilkades serentak, Carles juga memberikan perhatian terhadap inovasi Pemkab Lebong yang menerapkan sistem digitalisasi dalam penyelenggaraannya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi merupakan langkah maju untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern, terbuka, dan akuntabel.
“Kami juga memberikan apresiasi positif atas terobosan dan inovasi yang dilakukan melalui penerapan sistem digitalisasi dalam pelaksanaan Pilkades serentak di 78 desa di Kabupaten Lebong tahun 2026. Ini akan menjadi tonggak awal bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang modern, akuntabel, dan transparan di Bumi Swarang Patang Stumang,” ungkap Carles.
Ia menilai, digitalisasi berpotensi meningkatkan transparansi dan efektivitas penyelenggaraan Pilkades apabila didukung sistem yang andal, kesiapan sumber daya manusia, serta mekanisme pengawasan yang memadai. Dengan persiapan tersebut, pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung proses pemilihan yang tertib dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa.
Carles menambahkan, inovasi digital dalam pemerintahan perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan Pilkades, tetapi juga mendorong pemerintah desa untuk menerapkan tata kelola administrasi dan pelayanan publik yang lebih efektif serta terbuka.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan masyarakat selama tahapan Pilkades berlangsung. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa, tanpa menimbulkan konflik atau perpecahan di tengah masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah daerah, DPRD, panitia penyelenggara, dan seluruh elemen masyarakat, Pilkades serentak 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat demokrasi desa. Pelaksanaan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab juga diharapkan mampu melahirkan pemimpin desa yang berintegritas serta berkomitmen mendukung pembangunan Kabupaten Lebong yang maju, berkeadilan, dan berdaya saing. (Adv)




















