KABAR86.BENGKULUUTARA – Geliat olahraga otomotif di Kabupaten Bengkulu Utara kembali menunjukkan tren positif melalui penyelenggaraan Piala Dwi Tanto Komisi I DPRD Bengkulu Utara Grasstrack 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Maret 2026 di Sirkuit Kiddong Arena, Unit 8 Giri Mulya. Event ini hadir sebagai ajang bergengsi dengan total hadiah mencapai Rp25 juta, sekaligus menjadi magnet bagi para pembalap dan pecinta otomotif dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu maupun luar wilayah.
Kegiatan ini diinisiasi dan didukung penuh oleh Anggota DPRD Bengkulu Utara, Dwi Tanto, A.Md, sebagai wujud nyata komitmen legislatif dalam mendorong pengembangan olahraga otomotif yang terarah, kompetitif, dan berkelanjutan. Dukungan tersebut tidak hanya sebatas fasilitasi kegiatan, tetapi juga mencerminkan peran strategis DPRD dalam membuka ruang kreativitas dan potensi generasi muda melalui kegiatan positif.
Dalam keterangannya, Dwi Tanto menegaskan bahwa grasstrack bukan sekadar ajang balap semata, melainkan platform pembinaan atlet yang memiliki prospek jangka panjang. Menurutnya, tingginya minat generasi muda terhadap olahraga otomotif perlu diimbangi dengan wadah yang profesional dan terorganisir dengan baik.
“Melalui event ini, kita ingin menciptakan ruang pembinaan yang berkelanjutan bagi para pembalap muda, sekaligus memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun ekosistem olahraga yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan event ini juga memiliki dimensi ekonomi yang signifikan. Dengan kehadiran peserta, tim official, serta penonton dari berbagai daerah, perputaran ekonomi lokal diproyeksikan meningkat secara nyata. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kuliner, hingga penyedia jasa di sekitar lokasi kegiatan diharapkan memperoleh manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas tersebut.
Dalam konteks ini, DPRD Bengkulu Utara memandang penting penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung event-event yang berdampak luas bagi masyarakat. Kolaborasi yang terbangun diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
“Event seperti ini tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal,” tambah Dwi Tanto.
Selain itu, penyelenggaraan Piala Dwi Tanto Grasstrack 2026 juga diposisikan sebagai bagian dari strategi mendorong Bengkulu Utara menjadi salah satu destinasi sport tourism di tingkat regional. Dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan infrastruktur yang memadai, kegiatan ini berpotensi menjadi agenda rutin yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan citra daerah.
DPRD, melalui fungsi pengawasan dan dukungan kebijakan, terus mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan sektor olahraga dan pariwisata berbasis event. Langkah ini dinilai strategis dalam menciptakan multiplier effect bagi pembangunan daerah.
Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas otomotif, hingga masyarakat luas, Piala Dwi Tanto Grasstrack 2026 diharapkan dapat terselenggara secara sukses, aman, dan kompetitif. Antusiasme yang tinggi menjadi indikator bahwa event ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di masa mendatang.
Sebagai penutup, Dwi Tanto menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama Bengkulu Utara di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan identitas daerah secara berkelanjutan. Dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi dan kualitas penyelenggaraan event serupa ke depan. (Adv)




















