Membicarakan Politik Di Tempat Kerja

Pada masa-masa kampanye menjelang pilkada (pemilihan kepala daerah) dan pemilu (pemilihan umum), banyak orang mendadak berubah menjadi pengamat politik. Seperti halnya yang tengah dialami masyarakat Ibu Kota saat ini, di mana pemilihan Gubernur DKI Jakarta menjadi topik hangat dalam setiap perbincangan, termasuk di lingkungan kerja.

Untuk mengusir penat, biasanya para karyawan memang mengisi waktunya dengan berbincang mengenai banyak hal. Tak hanya topik yang ringan, seperti hiburan dan olahraga, tapi juga topik politik. Pembahasan mengenai aksi kampanye atau debat antarkandidat kepala daerah bisa menjadikan suasana kantor lebih ramai.

Tak salah memang jika para karyawan ingin bertukar pikiran mengenai politik. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar nantinya tidak timbul masalah atau kesalahpahaman. Berikut tips dari Jobplanet:

Sadari risiko

Sebelum membicarakan politik, sadari dulu bahwa topik ini adalah topik yang sensitif, bahkan terkadang pembahasannya bisa menjurus pada isu lain, seperti SARA. Sebagian orang mungkin tidak ambil pusing, namun sebagian lainnya justru cukup fanatik. Karenanya, Anda harus berhati-hati dan berusaha tetap netral pada saat menyampaikan pendapat agar perbincangan tidak sampai menimbulkan perselisihan.

Berpikiran terbuka

Preferensi politik setiap orang berbeda-beda. Jadi apabila Anda ingin mengangkat topik ini, pastikan Anda berpikiran cukup terbuka untuk menerima pandangan orang lain, serta tidak memaksakan opini pribadi. Sebab, tidak etis rasanya jika keinginan seorang karyawan untuk membela calon kepala daerah jagoannya sampai membuat suasana kerja menjadi tidak kondusif.

Hormati orang lain

Sekali lagi, tidak semua orang punya perhatian yang sama terhadap isu politik. Jadi, berhati-hatilah agar opini Anda tidak membuat orang lain resah atau tidak nyaman di tempat kerja. Sekalipun Anda tidak sepakat dengan pikiran mereka, tetaplah tunjukkan rasa hormat Anda. Sikap menghargai pendapat adalah kunci keharmonisan antarkaryawan.

Tinggalkan diskusi

Jika Anda dan lawan bicara tidak sepaham sehingga arah diskusi mulai tidak sehat, maka jangan teruskan perbincangan kalian. Perdebatan umumnya tak akan ada ujungnya, terlebih jika pihak-pihak yang berbeda pendapat sudah saling menjatuhkan. Daripada produktivitas Anda jadi terhambat karena hal-hal yang tidak perlu, lebih baik tinggalkan diskusi tersebut dan kembalilah bekerja.

Mengikuti perkembangan politik merupakan salah satu bentuk partisipasi yang diharapkan dari setiap warga negara. Namun, sebagai karyawan sekaligus warga negara yang baik, Anda juga punya tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tempat kerja agar tetap kondusif. (Net)