Tim Kesehatan Gabungan TNI Bertolak Menuju Bandara Wamena

Jayapura,– Tim Kesehatan Gabungan TNI bertolak menuju Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dari Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, dalam rangka membantu pelayanan medis masyarakat pasca kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9)

Kepala Rumah Sakit Marthen Indey TK II Sentani, Kolonel Ckm dr FX Budi Setiawan di Jayapura, Jumat mengatakan, tim kesehatan gabungan yang diberangkatkan menuju Wamena berjumlah 24 personel.

“Empat diantaranya merupakan dokter dari berbagai instansi kesehatan di Jayapura,” katanya.

Letda Ckm dr. Al Hafizh Utama sebagai Perwira Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih memimpin Tim Kesehatan Gabungan TNI beserta Dokter dan Paramedis yang berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II, Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinkes Jayapura terdiri dari Dokter Spesialis dan Dokter Umum.

Karumkit juga mengatakan dengan adanya Tim Kesehatan Gabungan TNI yang diberangkatkan menuju Wamena diharapkan dapat membantu pemerintah setempat dalam memberikan pelayanan medis pasca kerusuhan lalu, dimana banyak korban yang mengakibatkan beberapa mengalami luka-luka berat akibat benda tumpul dan tajam maupun gangguan pernafasan akibat asap tebal dari bangunan-bangunan yang terbakar.

“Petugas medis juga akan membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat korban yang saat ini banyak mengungsi di halaman kantor Kodim dan Polres Wamena,” kata FX Budi.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto menerangkan bahwa Tim Kesehatan Gabungan TNI ini merupakan bentuk responsif cepat dari Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, setelah meninjau langsung Kota Wamena dan menjenguk korban kerusuhan sehari sebelumnya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian TNI lewat Kodam XVII/Cenderawasih untuk membantu para korban,” katanya. (Ant)