Sentani   – Pelaksana Harian Bupati Jayapura, Papua Hana Hikoyabi mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah itu untuk menerima dan menyambut Triwarno Purnomo sebagai Penjabat Bupati Jayapura.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat bersyukur dan menerima penjabat bupati yang dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di Jakarta, Selasa (20/12),” katanya, di Sentani, Rabu.

Menurut Hana, pihaknya juga berharap masyarakat tetap tenang dan menerima serta menyambut Penjabat Bupati Jayapura yang baru.

Sebelumnya, Forum Pemuda Nusantara Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mendukung siapa pun yang ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai Penjabat Bupati Jayapura.

Ketua Panca Marga Kabupaten Jayapura Nelson Ondi, di Sentani, Selasa (20/12), mengatakan pihaknya berharap agar isu Penjabat Bupati Jayapura jangan dibawa hingga ke dalam isu diskriminasi.

“Jadi siapa pun yang dipilih oleh Mendagri patut dikawal bersama dan diharapkan jangan ada aksi yang menolak Penjabat Bupati Jayapura bukan Orang Asli Papua (OAP),” katanya pula.

Menurut Ondi, jika ada aksi-aksi tersebut pihak keamanan dapat menyikapinya, sehingga tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Dia menjelaskan penjabat bupati tidak harus OAP, karena pada Undang-Undang Otonomi Khusus (UU Otsus) 2001 dan nomenklatur yang merupakan turunan dari UU otsus tidak menjelaskan terkait persoalan tersebut.

“Mungkin dari UU Otsus bisa diprioritaskan untuk OAP seperti perekrutan aparatur sipil negara (ASN) 60 persen berbanding 40 persen untuk non OAP,” ujarnya lagi.

Ketua Organisasi Perempuan Kreatif Kenambai Umbai Ester Yoku mengatakan siapa pun yang nanti dilantik sebagai Penjabat Bupati Jayapura jangan sampai ada kepentingan politik.

“Namun kami mau yang betul-betul murni untuk bekerja guna memperbaiki birokrasi di Kabupaten Jayapura yang lebih baik lagi ke depan,” katanya lagi. (Ant)