Oknum Pol PP Bengkulu Utara Diduga Lakukan Pungli, Kasat Pol PP Memerintahkan Dikemballikan

Bengkulu, kabar86.com – Pandemi Covid-19 yang sudah menjadi bencana nasional bahkan dunia, untuk itu setiap pemerintah daerah membentuk Tim satgas kabupaten guna meminimalisir penyebaran Covid-19 dimasyarakat, salah satunya pencegahan kerumunan dimasyarakat.

Sesuai dengan maklumat Kapolri nomor : Mak/2/III/2020 tentang  Kepatuhan Kebijakan Pemerintah  dalam penanganan penyebaran Virud Corona  (Covid-19)

Namun beda halnya yang terjadi dikabupaten Bengkulu Utara, seperti yang dilakukan oleh oknum satpol PP di Bengkulu Utara yang diperbantukan di Sekretariat Satgas COVID di Bengkulu Utara, Justru diduga melakukan hal-hal yang tidak terpuji dimana dari laporan masyarakat dan hasil investigasi awak media bahwa oknum tersebut meminta uang kepada masyarakat yang akan melakukan kegiatan pesta dan melakukan keramaian.

Menurut salah seorang sumber yang meminta namanya dirahasiakan tersebut bahwa oknum petugas Satpol PP itu sengaja datang kemasyarakat yang akan melakukan kegiatan pesta dengan keramaian dan meminta sejumlah uang  dengan alasan sebagai uang pengamanan.

“ iya betul, kejadian ini berkisar pada bulan Desember 2020,  ini terdapat di 10 (sepuluh ) titik kegiatan pesta pernikahan dengan keramaian yang didatagai oknum tersebut dan meminta uang dengan jumlah yang bervariasi mulai dari Rp250 ribu sampai dengan Rp1.100.000, jelasnya”

Sementara itu kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara ketika didatangi awak media diruang kerjanya  tidak dapat ditemui karena sedang ada yang dibahas.

Dan ketika dikonfirasinya melalui pesan singkat WhatsApp terkait permasalahan dugaan pungli ini, Zahrin menyatakan,

“Saya sudah panggil ybs  dan memerintahkan untuk mengembalikanyo tksh,” tulis Zahrin selaku kasat Pol PP dalam pesan singkatnya.

Dan saat ditanya kembali tentang apa tindakan pimpinan terhadap oknum tersebut apakan hanya sebatas perintah pengembalian ? Zahrin tidak menjawab sampai berita ini ditayangkan.

Terpisah Sekretaris  lembaga swadaya masyarakat GANSES  Bengkulu Utara Indra irawan  kepada awak media menyampaikan,

“Ini jelas sangat tidak sesuai dengan ketentuan dan melanggar  undang undang, baik itu oknum yang melakukan dugaan pungli maupun kepala Satpo PP Bengkulu Utara, maklumat Kapolri itu jelas  dan undang undang saber pungli pun sangat jelas,  serta undang undang nomor  53 tahun 2010  pada pasal 4 tentang Disiplin PNS,  Dan pada  pasal 25 yang mestinya dipahami oleh kepala Pol PP Bengkulu Utara,” Jelas Indra.

Indra pun menambahkan,

“ Bahwa tindakan kepala Pol PP yang memanggil bawahanya dan memerintahkan untuk melakukan pengembalian uang kepada masyarakat itu tidak cukup, berarti kalau ketahuan cukup dengan pengembalian kalau tidak ketahuan jalan terus, jadi ya wajar saja upaya pencegahan  penyebaran Covid -19 ini tidak berjalan maksimal di Bengkulu Utara, kalau aparatnya pun begini, dan kalau kita lihat hampir setiap hari masih ada masyarakat yang melakukan kegiatan pesta pernikahan dan tidak ada tindakan dari petugas. Dan kita mendesak Bupati Bengkulu Utara untuk mengambil tindakan terhadap Kepala Pol PP yang terkesan melindungi bawahanya” Tutup Sekretaris Ganses