BENGKULU – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Armed Wijaya memimpin upacara penutupan tradisi orientasi dan pembaretan Bintara Remaja Ditsamapta Polda Bengkulu yang berlangsung di Lapangan Rekonfu Polda Bengkulu, hari ini (09/01/24). Upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Agus Salim beserta pejabat utama Polda Bengkulu.

Tradisi orientasi dan pembaretan Bintara Remaja ini dilaksanakan selama dua minggu, dimulai dari tanggal 27 Desember 2023 hingga 9 Januari 2024. Meskipun berlangsung dalam waktu singkat, kegiatan ini tidak mengurangi makna dan esensi yang terkandung dalam setiap tahapannya.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 194 Bintara Remaja terdiri dari 184 polisi laki-laki dan 10 Polisi Wanita, mereka semua mendapatkan berbagai materi dari instruktur internal dan eksternal. Materi dari eksternal melibatkan pihak Biro SDM Polda Bengkulu, Bidpropam Polda Bengkulu, dan Ditlantas Polda Bengkulu, yang mencakup pembekalan 13 komponen dan wawasan kebangsaan, kode etik profesi, dan pengaturan lalu lintas.

Instruktur internal Ditsamapta memberikan materi seperti penjagaan, pengawalan, dan patroli (Ft. Sabhara), beladiri Polri, dalmas dan negosiasi, materi K9, persenjataan, pengenalan HT, materi SAR, dan TPTKP.

Dalam amanatnya, Kapolda Bengkulu menyampaikan harapannya agar ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal dan pedoman bagi Bintara Remaja dalam melaksanakan tugas-tugas selanjutnya. Setelah berakhirnya orientasi dan pembaretan, para bintara akan langsung dipersiapkan untuk mengikuti latihan dalmas guna meningkatkan kesiapan Polda Bengkulu dalam mengamankan pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 nantinya.

Kapolda Bengkulu juga menekankan pentingnya menjaga jiwa korsa yang tercipta selama pelaksanaan tradisi. Jiwa korsa yang kuat di antara anggota Polri diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran yang dapat merugikan citra Polri di mata masyarakat.

Diakhir amantanya, Kapolda Bengkulu berharap para Bintara Remaja yang berjumlah 194 orang ini sudah siap melaksanakan tugas dengan profesional dan proporsional kedepannya. (Rls)