Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Kecamatan Sukarami melakukan langkah progresif dalam memperkuat jaminan sosial dan kesehatan warganya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Senin (9/2). Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi langsung diimplementasikan melalui aksi donor darah massal.
Camat Sukarami, Muhamad Fadly, S.STP., M.AP., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah yang lebih humanis dan solutif di tengah masyarakat. Menurutnya, sinergi dengan PMI adalah kunci agar akses bantuan kemanusiaan, khususnya kebutuhan darah, dapat menjangkau warga Sukarami secara lebih cepat dan tepat.
”Kami ingin PMI Kota Palembang bisa terus berbakti dan hadir secara nyata bagi warga kami. Melalui MoU ini, kita ingin memastikan bahwa akses terhadap pelayanan kemanusiaan menjadi lebih mudah dan terorganisir,” ujar Muhamad Fadly saat memberikan sambutan di aula Kecamatan Sukarami.
Lebih lanjut, Fadly menekankan bahwa langkah inovatif ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat serta memutus keraguan yang sering muncul terkait ketersediaan dan prosedur bantuan darah. Ia ingin mengubah pola pikir masyarakat agar lebih optimis dan percaya pada sistem layanan kesehatan pemerintah.
”Jangan sampai nanti Bapak dan Ibu sekalian mendengar banyak pikiran-pikiran negatif atau kekhawatiran dari warga mengenai sulitnya akses bantuan. Harapannya, dengan adanya MoU ini, tidak ada lagi pikiran-pikiran negatif tersebut. Kita bangun kepercayaan masyarakat lewat kerja nyata,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini diawali dengan prosesi penandatanganan dokumen kerja sama dan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke area donor darah. Fadly juga terlihat berinteraksi akrab dengan para pendonor, memberikan semangat kepada para staf kecamatan dan warga yang secara sukarela menyumbangkan darahnya.
Langkah kreatif Kecamatan Sukarami ini diharapkan menjadi pemantik bagi wilayah lain di Kota Palembang untuk mengedepankan kolaborasi lintas sektoral demi kepentingan kemanusiaan yang lebih luas.(Red)




















