Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Sinergi antara korporasi dan unsur kewilayahan menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas Objek Vital Nasional (Obvitnas). Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Silaturahmi Tim Security Pertamina RU III Plaju bersama unsur 3 Pilar tingkat kecamatan dan kelurahan di Palembang, Selasa (13/1).
Pertemuan yang berlangsung hangat di kawasan Jalan Gub. H. Bastari ini membahas evaluasi dan pemantapan Program Pengamanan Security Non-Physical RU III Tahun 2026. Hadir dalam agenda tersebut jajaran Section Head Security RU III, pimpinan kecamatan (Camat), serta unsur TNI-Polri (Danramil dan Kapolsek) dari wilayah Plaju dan Mariana.
Lurah Komperta, Hj. Nurhayati, S.I.Komm., M.Si., menekankan pentingnya transformasi pola pengamanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga pendekatan sosial yang menyentuh hati masyarakat di sekitar area operasional.
”Keamanan di wilayah Ring 1 Pertamina RU III bukan sekadar soal pagar beton atau penjagaan gerbang, melainkan tentang bagaimana kita membangun rasa memiliki (sense of belonging) di tengah masyarakat. Saya sangat mengapresiasi program pengamanan non-fisik ini karena lebih mengedepankan aspek humanis dan komunikasi dua arah,” ujar Hj. Nurhayati.
Menurutnya, Lurah sebagai garda terdepan pemerintah daerah siap menjadi jembatan komunikasi antara perusahaan dan warga. Ia menilai koordinasi berkala seperti ini sangat inovatif untuk memetakan potensi gangguan keamanan secara dini melalui pendekatan kekeluargaan.
”Kami di tingkat kelurahan berkomitmen mendukung penuh langkah Pertamina. Jika hubungan silaturahmi antara perusahaan, aparat, dan pemerintah terjalin kuat, maka segala kendala di lapangan dapat diselesaikan dengan musyawarah. Inilah esensi dari semangat 3 Pilar yang sesungguhnya,” tambahnya.
Kegiatan koordinasi ini diharapkan dapat memperkokoh sistem pengamanan terpadu di wilayah RU III Plaju sepanjang tahun 2026, guna menjamin kelancaran operasional energi nasional yang beriringan dengan kesejahteraan dan ketenangan warga sekitar. (Red).




















