Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Langkah proaktif terus ditunjukkan Lurah Komperta, Hj. Nurhayati, S.I.Komm., M.Si., dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Usai menghadiri agenda kesehatan di tingkat kecamatan, kini ia hadir memberikan gagasan segar dalam Focus Group Discussion (FGD) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Patra Niaga RU III Plaju di Hotel Santika Radial, Rabu (11/02).
Pertemuan strategis ini menjadi wadah diskusi antara pemangku kebijakan dan pihak korporasi untuk merumuskan program pemberdayaan yang tepat sasaran. Hj. Nurhayati hadir sebagai representasi pemerintah yang bersentuhan langsung dengan dinamika warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dalam sesi diskusi, Hj. Nurhayati menekankan pentingnya program TJSL yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat (charity), tetapi bertransformasi menjadi pemberdayaan yang mandiri dan berkelanjutan bagi warga Plaju.
”Kehadiran industri harus dirasakan sebagai anugerah bagi kemandirian warga. Kami berharap program TJSL ke depan lebih fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan inovasi ekonomi kreatif. Saya ingin melihat warga kami tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pelaku utama dalam ekosistem pembangunan di wilayah ini,” tegas Hj. Nurhayati.
Beliau juga menyoroti pentingnya keterbukaan komunikasi antara perusahaan dan kelurahan agar program yang dijalankan benar-benar menjawab persoalan riil di lapangan, mulai dari isu lingkungan hingga pengentasan pengangguran melalui pelatihan keterampilan.
”Sinergi yang kita bangun hari ini adalah investasi masa depan. Melalui kolaborasi yang inovatif antara pemerintah dan Pertamina, kita bisa menciptakan program unggulan yang humanis dan berdampak jangka panjang. Komitmen kami adalah memastikan setiap kebijakan TJSL berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat agar terwujud kesejahteraan yang merata,” tambahnya.
Kegiatan FGD ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyusun peta jalan (roadmap) pemberdayaan masyarakat yang lebih inklusif, menempatkan warga sebagai mitra strategis bagi pertumbuhan industri di wilayah Plaju.(Red)




















