BENGKULU UTARA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin S.I.P, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan di Kecamatan Enggano untuk direalisasikan.

Hal ini disampaikannya usai mendampingi Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE, MAP, kunjungan kerja di Kecamatan Enggano selama 4 hari. Jumat (18/07/2025)

Politisi PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bengkulu Utara, termasuk di Kecamatan Enggano yang menghadapi tantangan geografis dan aksesibilitas yang lebih besar.

Ia mengakui bahwa pembangunan di Enggano membutuhkan perhatian dan dukungan serius dari berbagai pihak.

“Ya, setelah mendampingi Bupati ke kantornya, saya melihat langsung bahwa pembangunan di Enggano membutuhkan perhatian khusus dan dukungan dari berbagai pihak,” kata Parmin.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Enggano, pulau paling terpencil di Kabupaten Bengkulu Utara, menghadapi tantangan dan ekspektasi yang kompleks dalam proses pembangunannya. Terletak di Samudra Hindia, Kabupaten Enggano memiliki potensi sumber daya alam yang kaya, tetapi juga menghadapi kendala geografis, keterbatasan infrastruktur, dan keterbatasan aksesibilitas.

“Meskipun terdapat kendala, pembangunan Enggano juga menunjukkan harapan. Potensi sumber daya alam, seperti perikanan dan pariwisata, dapat mendorong perekonomian lokal. Sebagai badan legislatif, kami juga menyatakan komitmen untuk mendukung pembangunan Enggano,” tambahnya.

Parmin melanjutkan, dengan mengatakan bahwa beberapa proyek pembangunan saat ini sedang berlangsung di Enggano, yang didanai oleh dana pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Proyek-proyek ini termasuk pembangunan desa nelayan merah putih dan program penanaman padi baru. Pemerintah daerah juga sedang mencari investor, mempertimbangkan pembangunan pabrik tepung pisang.

“Jika memang semua pembangunan tersebut berjalan lancar, tentu Perkonomian masyarkat kecamatan Enggano dapat meningkat,” ungkapnya.

Kemudian, Ketua DPRD Bengkulu Utara menjelaskan bahwa dukungan DPRD akan diwujudkan melalui beberapa langkah, antara lain DPRD Bengkulu Utara akan mengawasi secara ketat penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan di Kecamatan Enggano agar tepat guna dan tidak terjadi penyimpangan.

Terbitnya Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2025 menjadi momentum penting. Kebijakan ini bukan hanya menandai niat politik yang kuat dari pemerintah pusat, tetapi juga menyulut sinergi instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.

DPRD Kabupaten Bengkulu Utara akan menjadi jembatan antara masyarakat Enggano dengan pemerintah daerah dalam memperjuangkan program-program pembangunan yang dibutuhkan.

Sebagai Dewan kita akan mendorong kerjasama antara pemerintah daerah, masyarakat Enggano, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mensukseskan pembangunan di Kecamatan Enggano ini.

“Intinya, kami pihak DPRD Bengkulu Utara berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Enggano dan memastikan pembangunan di sana berjalan dengan baik. Kami akan mengawal setiap program pembangunan yang direncanakan untuk Enggano agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Parmin. (Adv)