Kemangagung Berduka, Lurah Budi Laksana: Sinergi Kecamatan dan Pemkot Palembang Ringankan Beban Korban

Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Sinergi pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat dalam menanggulangi dampak bencana kebakaran yang melanda kawasan pemukiman di Jalan Abikusno CS, RT 47 RW 01, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Kamis (12/02/2026).

​Kebakaran yang terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari tersebut menghanguskan pemukiman warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.00 WIB. Berdasarkan laporan terkini, sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harta benda, termasuk kerusakan pada bagian rumah salah satu warga, Ibu Bariro.

​Lurah Kemangagung, Budi Laksana, S.E., M.Si., yang turun langsung ke lokasi sejak dini hari, memastikan bahwa pendataan kerugian sedang dilakukan secara mendalam agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

​”Fokus utama kami saat ini adalah memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasar. Kami bergerak cepat menginventarisir seluruh kerugian, baik rumah yang hangus total maupun yang terdampak sebagian, agar proses rehabilitasi bisa segera dilakukan,” ujar Budi Laksana saat mendampingi proses penyaluran bantuan.

​Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, bantuan darurat dari Walikota Palembang bersama pihak Kecamatan Kertapati langsung diserahkan kepada para korban di lokasi kejadian. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan fisik warga yang terkena musibah di tengah suasana dini hari yang mencekam tersebut.

​Budi Laksana menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas sosial dan pihak terkait untuk langkah penanganan lanjutan.

“Bantuan dari Bapak Walikota dan Kecamatan sudah kami sampaikan kepada keluarga terdampak. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan dukungan moril maupun materil tetap mengalir bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah ini,” pungkasnya.

​Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, sementara warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di lingkungan padat penduduk.(Red)