Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Pagi yang lembap di penghujung Januari tidak menyurutkan semangat puluhan warga di Jalan Srijaya Negara, Lr. Sepakat, RT 040 RW 010, Kelurahan Bukit Lama. Di tengah deru alat kebersihan, sosok Camat Ilir Barat (IB) Satu, Alexander, S.IP., M.Si., tampak membaur, tak segan turun langsung ke parit bersama warga dalam agenda gotong royong tingkat kecamatan, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan rutin ini kali ini terasa berbeda. Bukan sekadar seremoni mengangkat sampah, Alexander menjadikannya momentum “belanja masalah”. Di sela-sela aktivitas fisik, ia terlihat duduk santai dan berdialog hangat dengan warga setempat guna memetakan persoalan lingkungan yang selama ini tersumbat.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander menekankan bahwa kekuatan utama pembangunan kota Palembang, khususnya di wilayah Ilir Barat Satu, terletak pada kohesi sosial antarwarga.
“Kegiatan gotong royong ini adalah ruh kita. Namun lebih dari itu, saya ingin setiap tetes keringat yang keluar hari ini menjadi jembatan komunikasi. Saya turun ke lapangan bukan untuk memerintah, tapi untuk mendengar langsung apa yang menjadi kendala di akar rumput, mulai dari drainase hingga persoalan sosial lainnya,” ujar Alexander di sela dialog bersama warga.
Ia menambahkan bahwa inovasi dalam pelayanan publik tidak harus selalu berbasis aplikasi digital, melainkan bisa diawali dengan kehadiran fisik pemimpin di tengah masyarakat. Menurutnya, dialog di lorong-lorong sempit seringkali menghasilkan solusi yang lebih tepat sasaran dibandingkan rapat formal di kantor.
”Kita ingin memastikan bahwa tidak ada sumbatan komunikasi antara pemerintah kecamatan dan warga. Jika lingkungannya bersih dan warganya rukun karena sering bertemu dalam kegiatan seperti ini, maka program pemerintah lainnya akan lebih mudah kita akselerasi bersama,” tutupnya dengan nada optimis.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini berhasil membersihkan titik-titik rawan genangan di wilayah RT 040, sekaligus memperkuat komitmen warga Bukit Lama untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan. (Red)












