KABAR86.BENGKULUUTARA – Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum strategis bagi umat Muslim untuk kembali kepada fitrah, mempererat jalinan silaturahmi, serta meneguhkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Lebaran tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai titik refleksi untuk memperkuat harmoni dan solidaritas di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Dwi Tanto, A.Md, dalam menyambut datangnya hari kemenangan. Ia menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai ruang untuk memperkokoh persatuan serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang lebih maju dan inklusif.

Menurut Dwi Tanto, esensi Idul Fitri sejatinya terletak pada keberhasilan umat Muslim dalam menjalani proses spiritual selama bulan Ramadan. Nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama yang telah dilatih selama sebulan penuh, diharapkan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak berhenti pada momentum perayaan semata.

“Idul Fitri bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum reflektif untuk mempererat hubungan antarsesama, saling memaafkan, serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Dwi Tanto.

Dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat, ia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah masyarakat secara optimal melalui peran strategis DPRD. Fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang melekat pada lembaga legislatif menjadi instrumen penting dalam memastikan arah pembangunan daerah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

DPRD, lanjutnya, tidak hanya berperan dalam merumuskan kebijakan, tetapi juga mengawal implementasi program pemerintah agar berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Dalam konteks ini, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Kolaborasi yang harmonis antara legislatif dan eksekutif harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang solid, setiap kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Dwi Tanto juga menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas sosial selama momentum Idul Fitri, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga aparatur pemerintah, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan serta memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan.

Menurutnya, suasana Lebaran yang aman dan penuh kedamaian merupakan cerminan keberhasilan kolektif seluruh pihak dalam menjaga harmoni sosial. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan saling menghormati menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.

Selain itu, DPRD Kabupaten Bengkulu Utara juga terus mendorong berbagai kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang dinamis. Upaya ini dilakukan melalui penguatan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai sektor, termasuk pengembangan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kualitas layanan publik.

DPRD juga menekankan pentingnya inovasi kebijakan daerah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga mampu mendorong daya saing daerah serta memperluas peluang investasi dan penciptaan lapangan kerja baru.

Mengakhiri pernyataannya, Dwi Tanto bersama keluarga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Bengkulu Utara. Ia berharap momentum ini dapat menjadi penguat nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga Idul Fitri tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua, mempererat persatuan, serta menjadi landasan dalam mewujudkan masyarakat Bengkulu Utara yang rukun, damai, dan sejahtera secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)