Advertorial Bekerja dengan Hati, Camat Kemuning Turun ke Lapangan Kawal Penataan Goa Jepang

Bekerja dengan Hati, Camat Kemuning Turun ke Lapangan Kawal Penataan Goa Jepang

Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Mengawali kalender kerja tahun 2026 dengan semangat produktivitas, Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si., menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah situs sejarah di wilayahnya menjadi destinasi wisata yang lebih humanis dan bernilai estetika tinggi.

​Hal ini disampaikannya saat mendampingi Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, meninjau langsung situs Goa Jepang yang berlokasi di Jl. AKBP H. Umar, Kelurahan Ario Kemuning, Jumat (2/1). Peninjauan ini dilakukan di sela kegiatan jalan sehat “Anti Mager” sebagai simbol gerak cepat pemerintah di awal tahun.

​Camat Kemuning, Dr. Amiruddin Sandy mengungkapkan bahwa keberadaan Goa Jepang di KM 5 bukan sekadar peninggalan masa pendudukan, melainkan aset berharga yang harus dirawat agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

​”Kami ingin situs sejarah ini tidak lagi terkesan suram. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami di tingkat kecamatan akan fokus mendukung peningkatan nilai estetika kawasan ini. Tujuannya jelas, agar masyarakat punya pilihan destinasi wisata edukasi yang nyaman di tengah kota,” ujar Amiruddin di lokasi peninjauan.

​Menurutnya, penataan Goa Jepang merupakan langkah inovatif untuk menghidupkan kembali narasi sejarah Palembang sekaligus mendorong ekonomi kreatif warga setempat. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh sisi kemanusiaan dan pelestarian identitas kota.

​”Ini adalah bentuk kerja nyata kami di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa setiap sudut di Kecamatan Kemuning, terutama yang memiliki nilai sejarah, mendapatkan perhatian layak. Kami tidak ingin bekerja hanya di balik meja, tapi melihat langsung apa yang dibutuhkan warga dan potensi apa yang bisa kita kembangkan bersama,” tambahnya.

​Kawasan Goa Jepang rencananya akan ditata lebih rapi dengan penambahan pencahayaan yang artistik, akses jalan yang lebih baik, serta informasi sejarah yang edukatif bagi pengunjung. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Kecamatan Kemuning sebagai salah satu pusat wisata sejarah unggulan di Kota Palembang pada tahun 2026.

​Hadir pula dalam peninjauan tersebut Lurah Ario Kemuning beserta jajaran terkait yang turut mendiskusikan teknis pembersihan dan perawatan rutin situs tersebut agar tetap terjaga keasriannya.(Red)