Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Pemerintah Kecamatan Ilir Barat (IB) Satu menunjukkan komitmen nyata dalam merespons persoalan sosial di wilayahnya. Menindaklanjuti laporan dari Ketua RT dan masyarakat setempat, Camat IB I, Alexander, S.IP., M.Si., memimpin langsung aksi evakuasi dan pemberian bantuan kepada seorang lanjut usia (lansia) yang ditemukan tinggal sebatang kara di sebuah gubuk tidak layak huni.
Dalam kunjungan tersebut, Camat tidak datang sendiri. Ia menggandeng sinergi lintas sektoral yang melibatkan Baznas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat, pendamping sosial, serta jajaran RT/RW. Tak hanya memberikan paket sembako untuk kebutuhan mendesak, Alexander memastikan bahwa negara hadir secara administratif dan jangka panjang bagi warga tersebut.
”Kami tidak ingin hanya memberikan bantuan yang sifatnya sementara. Fokus utama kami adalah memastikan beliau mendapatkan tempat tinggal yang layak dan akses layanan dasar yang selama ini terputus,” ujar Alexander saat dikonfirmasi di lokasi.
Aksi cepat ini membuahkan hasil signifikan. Dalam waktu singkat, pihak kecamatan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) berhasil menerbitkan dokumen kependudukan berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Selain itu, kartu Indonesia Sehat (KIS) pun langsung diproses untuk menjamin proteksi kesehatan sang lansia.
Demi menjamin keberlangsungan hidup yang lebih manusiawi, lansia tersebut kini telah dievakuasi dan diserahkan ke panti jompo di bawah pengawasan Dinas Sosial.
Camat IB I Alexander menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi cepat para kepala dinas terkait yang mendukung penuh langkah kemanusiaan ini.
”Terima kasih kepada Pak Kadinsos, Bu Kadinkes, dan Kadis Capil atas dukungannya. Sinergi ini membuktikan bahwa dengan koordinasi yang baik, masalah sosial seberat apa pun bisa kita carikan solusinya dengan cepat dan tepat. Ini adalah tugas kami untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan, terutama para lansia,” tegas Alexander.
Langkah inovatif dan humanis ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan aktif melaporkan kondisi sosial yang memerlukan intervensi pemerintah.(Red)




















