Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Camat Seberang Ulu (SU) I, Mukhtiar Hijrun S.STP, menunjukkan respons cepat terhadap musibah yang menimpa warganya. Pada Selasa (06/01), ia meninjau langsung kondisi satu unit rumah warga yang roboh di Kelurahan Tujuh Ulu, Palembang, guna memastikan langkah penanganan yang tepat dan terukur.

​Kehadiran Mukhtiar di lokasi bukan sekadar peninjauan formal, melainkan upaya pengumpulan data lapangan sebagai dasar usulan program perbaikan rumah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang. Langkah ini diambil agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera mendapatkan hunian yang layak kembali.

​Dalam keterangannya di lokasi kejadian, Mukhtiar Hijrun menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk hadir di tengah kesulitan warga. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menangani masalah sosial dan kebencanaan di tingkat lokal.

​”Kami hadir di sini untuk melihat langsung kondisi fisik bangunan yang roboh dan memastikan keselamatan warga. Langkah selanjutnya, kami segera melaporkan dan mengusulkan bantuan secara formal kepada BAZNAS Kota Palembang agar rumah ini masuk dalam program prioritas bedah rumah,” ujar Mukhtiar.

​Mukhtiar juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi langsung dengan pimpinan BAZNAS terkait kondisi darurat ini. Respon positif didapatkan segera guna percepatan bantuan di lapangan.

​”Alhamdulillah, saya sudah berkomunikasi via telepon dengan Pak Ketua BAZNAS Kota Palembang. Beliau sudah memberikan konfirmasi bahwa InsyaAllah pada Jumat siang nanti, Ketua BAZNAS akan langsung turun ke lokasi ini untuk menindaklanjuti usulan kita,” tambahnya.

​Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendataan yang akurat di lapangan sangat krusial agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan tepat manfaat.

​”Tujuan utama kami adalah memberikan solusi nyata bagi pemilik rumah. Kami berharap melalui koordinasi intensif dengan BAZNAS, proses verifikasi dapat dipercepat sehingga pembangunan kembali rumah ini bisa segera dilaksanakan demi kenyamanan dan martabat warga kami,” pungkasnya.

​Peninjauan ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang berharap proses birokrasi dan realisasi bantuan dapat berjalan lancar. Langkah inovatif dengan menggandeng lembaga zakat seperti BAZNAS menjadi strategi efektif pemerintah kecamatan dalam mengatasi keterbatasan anggaran daerah untuk urusan kemanusiaan yang mendesak.(Red)